Visi Misi Pemkab Wajo Tahun 2014-2019

Visi Misi Pemkab Wajo Tahun 2014-2019

I. VISI : WAJO YANG BERKARAKTER RELIGIUS, PRODUKTIF, UNGGUL, SEJAHTERA DAN AMAN.

Didasari bahwa, Visi dan Misi Calon Bupati Wajo untuk periode 2014-2019, harus mngacu pada Visi dan Misi Wajo yang telah ditetapkan dalam RPJPD 2005-2025, sebab apabila terpilih maka akan menjadi VISI dan MISI RPJMD Wajo Tahap III,tahun 2014-2019. Karena itu VISI yang disebutkan diatas tetap sejalan dengan Visi Wajo 2005-2025, yakni : “Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Wajo Dengan Jiwa Kemandirian dan Pemerintah yang Demokratis Bernafaskan Keagamaan.”
Makna Visi Calon Bupati Wajo Drs. H. A. Burhanuddin Unru, MM; bersama Dr. H. A. Syahrir Kube Dauda, SE.M.Si, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wajo Periode 2014-2019, serta keterkaitannya dengan Visi RPJPD Wajo 2005-2025, adalah :


BERKARAKTER RELIGIUS, yakni suatu sikap dan prilaku mesyarakat bersama aparat pemerintah daerah yang di harapkan tumbuh dan berkembang sebagai modal dasar pembangunan Sumber Daya Manusia Wajo lima tahun ke depan. Karakter masyarakat Wajo yang sesuai dengan nilai-nilai kearifan Budaya Lokal Wajo (Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakaingeng), senantiasa dinafasi oleh kehidupan keagamaan yang kuat. Kerakter Religius itu hanya dapat berkembang jika kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat merata disemua wilayah sehingga sejalan dengan filsafat Bugis Wajo : MACCAPI NA WARANI, MALEMMPU NA MAGETTENG.


PRODUKTIF, suatu tekad untuk memajukan perekonomian masyarakat dengan mengimplementasikan etos kerja YASSIWAJORI dan akhirnya munumbuhkan sikap Kemandirian. Produktif dalam pengertian lebih luas adalah, jiwa, sikap dan perilaku yang senantiasa berorientasi pada efesiensi dan efektifitas sehingga pendapatan masyarakat meningkatkan dan ekonomi bertumbuh secara konstan melampaui pertumbuhan ekonomi Privinsi Sulawesi Selatan.
UNGGUL, dalam pengertian manusianya cerdas dan sehat (Macca na Paulle) dan komoditas hasil olahannya UNGGUL karena dikembangkan melalui industri kreatif. Suatu tekad untuk mengembangkan komoditas unggulan melalui pendekatan pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat antara kewilayahan yang didukung oleh infrastruktur prasarana jalan, jembatan, irigasi, embung buatan dan revitalisasi lingkungan hidup pada wilayah pesisir, rawa dan danau.


SEJAHTERA, adalah suatu cita-cita Kabupaten Wajo tahun 2025 melalui RPJPDnya, karena itu untuk tahap III RPJMD, diterjemahkan makna SEJAHTERA sebagai suatu tekad untuk mendorong pertumbuhan pendapatan masyarakat di atas rata-rata Provinsi dan Nasional, serta merata bagi Masyarakat Wajo, maka dengan demikian angka pengangguran harus ditekan bersamaan dengan makin rendahnya jumlah masyarakat miskin. Kehidupan yang sejahtera hanya dapat di wujudkan oleh manusia yang berkarakter hidup Religius dan mampu membuat keunggulan yang produktif, maka kemudian PAMMASE dari Allah SWT, senantiasa menyertainya.


AMAN, suatu tatanan kehidupan yang diharapkan senantiasa tercipta dari pembinaan ketertiban masyarakat, terbukanya ruang kehidupan politik dan pemerintah demokratis, terjalinnya kemitraan yang harmonis antara DPRD dan Pemerintah Daerah serta berperannya semua stackholders dalam setiap proses penentuan kebijakan pembangunan daerah. Rasa AMAN dan TENTERAM harus senantiasa dibangun dengan prinsip kehidupan YASSIWAJORI dalam tatanan nilai kearifan lokal Budaya Wajo : MARADEKA TO WAJOE TARO PASORO GAUKNA, NAISSENG ALENA, ADENNA NA POPUANG.

II. MISI :
Berdasarkan uraian VISI sebagai suatu cita-cita, harapan bahkan tekad untuk jangka waktu sampai 2019 mendatang, maka dijabarkanlah dalam MISI yang juga disinerjikan dengan MISI Wajo 2025. Diuraikan sebagai berikut :

  1.  Mengembangkan kualitas SDM yang sehat cerdas dan berkarakter Realigius untuk mampu bersaing secara regional dan nasional.
  2. Meningkatkan akselerasi pembangunan infra struktur dalam mendukung pengembangan pusat-pusat produksi pertanian dan pemasaran komoditas unggulan untuk percepatan kesejahteraan masyarakat.
  3. Menciptakan kondisi yang kondusif untuk pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat sehingga dapat mendorong peningkatan pendapatan rakyat dan daerah.
  4. Mengembangkan sistem perencanaan yang pertisipatif untuk mendukung kebijakan pembangunan berorientasi lingkungan hidup berbasis pedesaan dan perkotaan.
  5. Meningkatkan kualitas tatanan kehidupan yang Religius, demokratis dan berkeadilan untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan tentram.
  6. Meningkatkan kapasitas aparat dan kapabilitas kelembagaan pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik untuk melaksanakan pelayanan publik yang berkualitas.

III. STRATEGI
Mengupayakan pembangunan sarana prasarana pendidikan dan kesehatan masyarakat dengan mensinergikan berbagai sumber pembiayaan dari pemerintah provinsi dan pemerintahan pusat maupun dengan peran serta masyarakat.
Mengupayakan pembangunan infra struktur yang berkualitas untuk mendukung pembangunan pusat-pusat produksi pertanian dan pemasaran komoditas unggulan.
Mengupayakan bertumbuhnya perekonomian berbasis masyarakat yang dapat mendorong peningkatan pendapatan rakyat dan daerah.
Mengupayakan perencanaan yang partisipatif untuk mendukung kebijakan pembangunan berorientasi lingkungan hidup berbasis pedesaan dan perkotaan.
Mengupayakan terpeliharanya tatanan kehidupan yang Religius, Demokratis dan Berkeadilan.
Menguoayakan pembinaan aparat yang professional dan berkarakter pelayanan publik untuk mewujudkan tata kalola pemerintahan yang baik.

ARAH
Pembangunan sarana prasarana pendidikan dan kesehatan masyarakat yang bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat maupun dengan lembaga / organisasi kemasyarakatan.
Pembangunan infra struktur yang berkualitas dalam mendukung pembangunan pusat-pusat produksi pertanian dan pemasaran komoditas unggulan.
Bertumbuhnya perekonomian berbasis masyarakat yang dapat mendorong peningkatan pendapatan rakyat dan rakyat.
Perencanaan yang partisipatif untuk mendukung kebijakan pembangunan berorientasi lingkungan hidup berbasis pedesaan dan perkotaan.
Terpeliharanya tatanan kehidupan yang Religius, demokratis dan berkeadilan.
Pembinaan aparat pemerintah daerah yang professional dan berkarakter pelayanan publik untuk mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik.

POKOK-POKOK PROGRAM
Visi dan Misi diimplementasikan dalam Pokok-pokok Program 8 sebagai induk dari 40 Program yang direncanakan, sebagaimana diuraikan berikut ini :

  1. PENGEMBANGAN SISTEM PERENCANAAN DAERAH YANG PARTISIPATIF
    Pokok program ini diarahkan untuk mewujudkan suatu sistem perencanaan yang partisipatif. Untuk itu, MUSREMBANG akan dilaksanakan secara efektif didukung oleh FGD – SKPD untuk penyusunan RENJA setiap tahun secara terbuka melibatkan stcakeholder masing-masing. Dengan demikian diharapkan bahwa perencanaan program dan kegiatan PEMDA WAJO beul-betul mencerminkan ASPIRASI masyarakat yang dapat di akomodir dalam APBD sesuai dengan kondisi keuangan daerah.
  2. PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH YANG TRANSPARAN DAN AKUNTABEL.
    Pendapatan Daerah yang meliputi Pendapatan Asli Daerah, Bagi hasil atas pajak dan bukan pajak dari pemerintahan provinsi dan pusat, akan diintensifkan untuk mundukung persediaan anggaran dalam APBD. Sistem pengelolaan keuangan daerah akan dikelola sesuai dan Standar Akuntansi Keuangan Daerah sehingga transparan dan akuntabel.
  3. PENGEMBANGAN DAN PENINGKATAN KUALITAS PENGELOLAAN PENDIDIKAN, KESEHATAN DAN KENETAGA KERJAAN.
    Pendidikan dan Kesehatan Gratis sudah berjalan dengan sumber pembiayaan pemerintah pusat, pola sharing dengan pemerintah provinsi, bahkan tetap diharapkan lembaga kemasyarakatan juga berperan aktif. Pokok program bidang ini juga diarakan untuk mengelola suatu model pendidikan bervasis kompetensi. Pendidikan Kejuruan berbasis Industri Kreatif, akan ditumbuhkan SMK Ekonomi dan Perdagangan, Pengembangan Perpustakaan Sekolah. Sedangkan di bidang kesehatan, selain meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD dan pusat-pusat pelayanan Kesehatan Masyarakat Kecematan dan Desa, juga akan di fokuskan pada kesahatan IBU dan ANAK, khususnya Ibu Muka dengan program pembinaan 1000 hari pertama kehidupan manusia. Pengembangan keterampilan tenaga kerja muda berpendidikan yang mampu menciptakan lapangan kerja baru setiap tahunnya.
  4. PERLUASAN JANGKAUAN DAN KUALITAS INFRA STRUKTUR BERBASIS PEDESAAN DAN PERKOTAAN.
    Pokok-pokok Progra bidang Infrastruktur diarahkan bukan saja perluasan dan peningkatan kualitas jalan antar desa dan kecamatan, melainkan lebih pada upaya mendukung akses produksi unggulan kepada pusat-pusat pembangunan produksi antara wilayah. Sejalan dengan itu sarana produksi pertanian akan dikembangkan melalui mekanisme pengolahan hingga industri kreatif. Pada sektor irigasi, akan diarahkan pada pengembangan Irigasi berskala besar dan skala kecil pedesaan malalui Embung Buatan, Revitalisasi rawa dan pesisir danau. Sementara diperkotaan akan dilaksanakan penataan lingkungan pemukiman, terutama pinggiran DANAU TEMPE dalam wilayah Kota Sengkang sebagai Ibu Kota Kabupaten Wajo.
  5. PENGEMBANGAN PRODUKSI UNGGULAN SEKTOR PERTANIAN BERORENTASI LINGKUNGAN HIDUP ( Tanaman Pangan, Perikanan, Peternakan, Perkebungan, Kehutanan ).
    Potensi SDA Wajo yang besar untuk sektor pertanian belum di olah secara maksimal karena memerlukan dukungan investasi yang besar, karena itu akan diarahkan kebijakan pada pemanfaatan potensi pendekatan keunggulan komoditas disektor tanaman pangan perikanan, peternakan, perkebunan bahkan kehutanan dengan pertanaman Murbei sebagai tanaman pendukung pengembangan persutraan alam Wajo. Akan dilaksanakan upaya kepastian hukum pemilihan lahan pertanian yang sekaligus dapat menjadi modal usaha kelompok tani, kelompok ternak dan bahkan perkebunan. Tujuan akhirnya adalah pengembangan pertanian beririentasi komoditas uggulan berdaya saing tinggi dengan komoditas pertanian lainnya di Sulsel.
  6. PENGEMBANGAN USAHA PERDAGANGAN, KOPERASI, USAHA KECIL DAN MENENGAH, INDUSTRI KREATIF DAN PARIWISATA.
    Tradisi Masyarakat Wajo yang ulet berdagang harus dikembangkan dengan menata SDM dan Lembaga Usaha melalui Koperasi dan UKM. Untuk itu diarahkan terbentuknya suatu perusahaan penjamuinan kredit daerah, memberikan kemudahan investor mengembangkan Industri Kreatif Pertenunan Sutera, Mengembangkan KAMPUNG pengrajin tenun sutera, Pengolahan Ikan Air Tawar, Perkuburan Sawit dan Tebu, bahkab mendayagunaakan GAS ALAM wajo. Disisi lsin, DANAU TEMPE yang dapat menjadi objek wisata nusantara dan manca negara, terus ditata kelestarian air dan lingkungannya sehingga perikanan air tawar menjadi andalan berkelanjutan bagi masyarakat dan Pemda Wajo.
  7. FASILITAS KEGIATAN KEAGAMAAN, KEBUDAYAAN DAN SOSIAL POLITIK MASYARAKAT.
    Pokok-pokok program ini diarahkan untuk mendorong terwujudnya tatanan kehidupan keagamaan melalui fasilitas sarana ibadah, dukungan pengembangan sekolah dan pesantren, pengembangan museum daerah di Kompleks rumah adat ATAKKAE, memfasilitasi kegiatan organisasi sosial, organisasi pemuda dan organisasi masyarakat lainnya, termasuk Partai-partai Politik peroleh suara pada lembaga DPRD Wajo hasil Pemilu 2014.
  8. PENINGKATAN KAPASITAS APARAT DAN KELEMBAGAAN PEMERINTAHAN DAERAH.
    Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang mampu melaksanakan pelayanan yang baik pada masyarakat diperlukan peningkatan kualitas aparat, revitalisasi kelembagaan daerah agar TUPOKSI dapat diarahkan secara efektif, serta peningktan kesejahteraan PNS. Untuk itu pula diarahkan peningkatan kappasitas anggota DPRD dan Fasilitas anggaran DPRD untuk dapat melaksanakan program legislasi, pengawasan dan anggaran secara transparan dan akuntabel.

URAIAN PROGRAM
Pokok-Pokok Program yang telah diuraikan arah, sasaran dan tujuannya diatas, dijabarkan dalam 40 program yang disesuaikan dengan urusan dan kewenangan Kabupaten Wajo serta disenerjikan dengan urusan dan kewenangan Pemerintah Provinsi Sulsel dan pemerintah pusat. Sebab bagaimanapun untuk perencanaan dan penganggaran diharuskan terjadinya sinerjitas antara tingkat pemerintah sehingga tercakup semua aspek yang seharusnya dikelola oleh pemerintah daerah.

  • PENGEMBANGAN SISTEM PERENCANAAN DAERAH YANG PARTISIPATIF
    Peningkatan dan Pengembangan Potensi Wilayah
    Pengembangan Sistem Perencanaan daerah Berbasis IT
    Pengelolaan MUSREMBANG
  • PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH YANG TRANSPARAN DAN AKUNTABEL
    Pengembangan Sistem Informasi Keuangan Daerah
    Pengelolaan Sistem danStandar Akuntasi Keuangan Daerah
    Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pendapatan Asli Daerah
  • PENGEMBANGAN DAN PENINGKATAN KUALITAS PENGELOLAAN PENDIDIKAN, KESEHATAN DAN KETENAGAKERJAAN
    Penelolaan Pendidikan Gratis Hingga SLTA.
    Peningkatan Kualitas Sarana Prasarana Pendidikan dasar dan Menengah.
    Pengembangan Pendidikan Kejuruan Berbasis Ekonomi dan Industri Kreatif (Membangun dan Mengembangkan SMK Industri Sutra dan SMK Ekonomi).
    Pembinaan Perpustakaan Desa (Kegiatan Unggulan yaitu Setiap BALAI DESA diupayakan ada Taman Baca Masyarakat (TBM)).
    Peningkatan Ketrampilan Pekerja dan Penciptaan Lapangan Kerja Baru.
    Pengembangan Sarana dan Prasarana Pelayanan Kesehatan, (RSUD, PUSKESMAS, POSDES).
    Peningkatan Kualitas Gizi Ibu dan Anak ( Kegiatan Unggulan yaitu Pembinaan Ibu Rumah Tangga Muda Untuk 1000 Hari Kehidupan Awal Manusia ),
    Pengembangan Kesehatan Gratis ( Kegitan Unggulan yaitu Bebas Persalinan di PUSKESMAS dan RSUD ). PERLUASAN JANGKAUAN DAN KUALITAS INFRA STRUKTUR BERBASIS PEDESAAN DAN PERKOTAAN
    Peningkatan Kualitas Jalan Kota ( Ibu Kota Kabupaten, Kecamatan dan Desa )
    Peningkatan Kualitas Jalan dan Jembatan fokus pada Sentra Produksi Unggulan.
    Pembangunan Irigasi dan Pembangunan saluran Irigasi Pedesaan.
    Penataan Lingkungan Pemukiman ( Kegiatan Unggulan yaitu Perbaikan Rumah Miskin Perkotaan dan Perdesaan 100 rumah pertahun ). PENGEMBANGAN PRODUKSI UNGGULAN SEKTOR PERTNIAN BERORIENTASI LINGKUNGAN HIDUP (Tanaman Pangan, Perikanan, Peternakan,Perkebunan, Kehutanan ) Penembangan Penangkaran Benih Unggul padi dan Holtikultura, Fasilitas Kelompok Tani dalam Kapasitas Tani dalam Kepastian Hukum Pemilikan lahan Pengembangan Perikanan Air tawar. Pembangunan TRADE CENTRE di Setiap Pusat Pembangunan Produksi. Mekanisasi Peralatan Produksi dan Pemasaran Pengembangan Perkebunan Pola INTI rakyat Kepala Sawit dan Tebu. Peningkatan peran wanita dalam pembangunan pertanian dan lingkungan Hidup.
  • PENGEMBANGAN USAHA PERDAGANGAN, KOPERASI, USAHA KECIL DAN MENENGAH, INDUSTRI KREATIF DAN PARIWISATA. Pembangunan KAMPUNG SUTRA berbasis industri Kreatif dan Kepariwisataan. Pebentukan Perusahaan Penjamin Modal Usah Dagang, KUKM. Pengembangan pasar rakyat moderen. Penciptaan iklim investasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Fasilitas pembangunan usaha untuk penciptaan lapangan kerja.
  • FASILITAS KEGIATAN KEAGAMAAN, KEBUDAYAAN DAN SOSIAL POLITIK MASYARAKAT. Pembinaan Organisasi sosial, kemasyarakatan, keagamaan, kebudayaan dan kesenian. Fasilitas partai politik perolehan kursi di DPRD. Peningkatan ketahanan dini masyarakat.
  • PENINGKATAN KAPASITAS APARAT DAN KELEMBAGAAN PEMERINTAH DAERAH. Pembinaan pemerintahan umum dan pemerintahan desa. Peningkatan kompetensi dan kesejahteraan aparat pemerintahan daerah. Pembinaan ketertiban dan keamanan masyarakat. Peningkatan kapasitas kelembagaan DPRD. Pengembangan sistem pelayanan publik SATU ATAP. Penataan keorganisasi dan kelembagaan SKPD.

PENUTUP.
Demikian VISI, MISI, NILAI DASAR KEARIFAN LOKAL BUDAYA WAJO, disertai dengan STRATEGI, ARAH dan POKOK-POKOK PROGRAM dengan uraian kebijakan, arah, sasaran dan tujuannya yang kemudian diuraikan dalam 40 program. Sementara itu uraian kegiatan, insya allah akan dilaksanakan jika berhasil menang sebagai BUPATI wajo terpilih Periode 2014-2019, pada saat penyusunan RPJMD Wajo 2014-2019.
Kami, pasangan Drs.h. A. Burhanuddin Unru, MM dan Dr. H. A. Syahrir Kube Dauda,SE. M.Si, telah berniat, berencana dan bertekad untuk menang, namun pada KITA-lah semua kami berharap. Semoga Allah SWT merahmati kita sekalian. Salamaki To Pada salamaq.

Share:

Tags:

Leave a Comment