1. Home
  2. Berita

  3. Salat Tarawih Ramadan di Masjid Agung Ummul Qura\', Bupati Wajo Jadi Penceramah

Salat Tarawih Ramadan di Masjid Agung Ummul Qura\', Bupati Wajo Jadi Penceramah

   Admin Wajokab Minggu, 03 Apr 2022, 02:12:03 WITA (202 kali dibaca)


WAJO - Bupati Wajo, Amran Mahmud, melaksanakan salat tarawih Ramadan 1443 Hijriah/2022 Masehi di Masjid Agung Ummul Qura', Kota Sengkang, Sabtu (2/4/2022). Selain membawakan sambutan, orang nomor satu di Bumi Lamaddukelleng yang juga dai ini didaulat membawakan ceramah.

Berdasarkan pantauan, masjid berkapasitas sekitar 3.500 jemaah ini penuh jemaah, tetapi tetap dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) COVID-19. Amran Mahmud selama kurang 20 menit di depan jemaah meminta untuk menjaga dengan baik keagungan dan kemuliaan bulan suci Ramadan. 5 menit sambutan, dan kurang lebih 15 menyampaikan pesan-pesan keagamaan.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Pengurus Haji Indonesia (IPHI) Wajo mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan Ramadan untuk membersihkan jiwa dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Masa Esa.

"Besok kita menjalankan puasa sekaligus merupakan ujian untuk membuktikan kualitas diri kita, kualitas keimanan, dan ketakwaan kita kepada Allah subhanahu wa taala. Marilah kita laksanakan ibadah puasa dan ibadah lainnya dengan baik dan hanya mengharap rida Allah subhanahu wa taala," ucap Amran Mahmud.

Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Wajo ini melanjutkan bahwa Ramadan tahun ini memiliki makna berbeda dibandingkan dua tahun belakangan. Sebelumnya, ruang gerak dibatasi dengan segala penerapan protokol kesehatan sangat ketat.

"Untuk tahun ini, pemerintah pusat mengizinkan pelaksanaan salat tarawih dan ibadah Ramadan lainnya di masjid. Meski demikian, saya mengimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan, khususnya memakai masker. Selain itu, bagi yang belum divaksin agar segera menghubungi layanan vaksin terdekat, baik itu dosis 1, dosis 2, dan booster atau dosis 3 sesuai ketentuan," seru Amran Mahmud.

Amran Mahmud juga menghimbau agar Ramadan jadi momentum untuk terus menjalin persaudaraan dan toleransi antarumat beragama. "Mari kita ciptakan suasana bulan Ramadan sebagai bulan yang penuh kedamaian, bulan penuh rahmat, bulan penuh pahala, dan bulan penuh ampunan," tuturnya. 

"Semoga melalui bulan Ramadan ini akan tercipta umat yang religius, yang taat beriman dan bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala. Umat yang diharapkan akan membangun dan mewujudkan negeri yang baldatun thayyibatun wa robbun ghofur. Menjadikan Indonesia maju. Mewujudkan Pemerintah Amanah, Menuju Wajo Maju dan Sejahtera (Pammase)," harap Amran Mahmud.

Pada pengujung ceramahnya, Amran Mahmud menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat. Ia berharap Ramadan menjadi ladang pahala dan mendapat keberkahan dari Sang Pencipta. "Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Wajo dan keluarga mengucapkan marhaban ya Ramadan kepada seluruh umat Islam, khususnya yang ada di Kabupaten Wajo. Selamat menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah subhanahu wa taala menerima dan memberkati seluruh amal ibadah kita semua. Amin," kata Amran Mahmud.

Sebelumnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan hasil sidang isbat penetapan 1 Ramadan 1443 H/2022 M, yaitu jatuh pada Ahad (3/4/2022) yang berarti bahwa Sabtu (2/4/2022) adalah malam pertama pelaksanaan salat tarawih. Sementara Muhammadiyah, memulai shalat tarawih sehari sebelumnya. Meski demikian, ummat Muslim bisa memahami perbedaan ini dan tetap saling menghormati. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *